Program Utama

Program pemberdayaan yang mengubah potensi daerah menjadi aksi nyata.

IAB menyusun program untuk memperkuat ekonomi kreatif, UMKM, lingkungan, agrikultur, literasi digital, dan kapasitas sumber daya manusia daerah melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan partisipatif.

InnovationMendorong solusi kreatif dan teknologi tepat guna.
IntegrityMenjaga tata kelola program dan relasi kemitraan.
QualityMengutamakan mutu proses, karya, dan dampak.
Program agrikultur dan lingkungan IAB
Program kreatif dan pendampingan komunitas IAB
Problem Solving

Program tidak berhenti di acara. IAB menata proses dari pemetaan masalah, pendampingan, sampai dokumentasi dampak.

Tiga Jalur Program

Fokus yang luas, tapi tetap mudah dipahami.

Tiap program punya tantangan, pendekatan, dan hasil yang berbeda. Pilih salah satu fokus untuk melihat ringkasannya, lalu jelajahi detail lengkap di bawah.

Digitalisasi usaha lokal

Ekonomi Kreatif & UMKM

Pemberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi kreatif melalui pembelajaran, pendampingan, konsultasi, riset, media, dan pusat informasi data ekonomi kreatif di Bojonegoro.

Tantangan

UMKM lokal sering berhadapan dengan akses digitalisasi, legalitas, visual produk, dan strategi pemasaran yang belum matang.

Pendekatan

IAB mendampingi proses dari pemetaan kebutuhan, foto produk, legalitas, sertifikasi halal, sampai strategi pemasaran digital.

Hasil

Pelaku usaha punya fondasi yang lebih siap untuk tumbuh mandiri, terbaca pasar, dan bertahan dalam jangka panjang.

Ekonomi Kreatif & UMKM
01Ekonomi Kreatif
Digitalisasi usaha lokal

Ekonomi Kreatif & UMKM

Pemberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi kreatif melalui pembelajaran, pendampingan, konsultasi, riset, media, dan pusat informasi data ekonomi kreatif di Bojonegoro.

Foto produk UMKM serta pendampingan legalitas sampai sertifikasi halal.

Pendampingan akuntansi koperasi bersama Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur.

Pemberdayaan pemuda dan ibu rumah tangga bersama Penggerak Bukalapak di Kecamatan Dander Bojonegoro.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah terkait penguatan ekonomi kreatif.

Lingkungan & Agrikultur
02KETAPANG
Ketahanan pangan dari sumber daya lokal

Lingkungan & Agrikultur

Program ketahanan pangan dari sumber daya lokal bersama Pertamina Foundation, berfokus pada simbiosis peternakan dan pertanian serta pendampingan masyarakat hutan.

Pendampingan Masyarakat Hutan lewat program Ketahanan Pangan.

Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Inovasi automasi pertanian dengan pelaku industri.

Fokus pada simbiosis peternakan dan pertanian.

Literasi Digital & Pelatihan
03Literasi Digital
Kapasitas SDM daerah

Literasi Digital & Pelatihan

Peningkatan kapasitas digital, IT, dan keterampilan kreatif melalui kelas, bimtek, workshop, dan kolaborasi akademisi-industri.

Literasi digital kepada SMA sederajat bersama LP2M Unigoro dan ExxonMobil.

Bimtek pengenalan IT bersama Universitas Sunan Giri.

Workshop, pelatihan, uji kompetisi, dan pendampingan portofolio.

Kegiatan pembelajaran masyarakat di bidang ekonomi kreatif dan teknologi.

Alur Kerja Program

Dari masalah lapangan ke dampak yang bisa dibaca.

IAB menempatkan program sebagai proses. Setiap kegiatan perlu punya konteks, metode, pendampingan, dan dokumentasi supaya tidak berhenti sebagai acara tunggal.

01

Observasi Potensi

Membaca kebutuhan komunitas, pelaku usaha, sekolah, mitra, dan potensi daerah sebelum program berjalan.

02

Desain Program

Menyusun format kelas, pendampingan, produksi, atau inkubasi yang realistis untuk kebutuhan lapangan.

03

Pendampingan

Mengawal peserta dan komunitas lewat pelatihan, konsultasi, jejaring, serta praktik langsung.

04

Dokumentasi Dampak

Merapikan hasil kerja menjadi cerita, data, dan bahan evaluasi agar program bisa dikembangkan lagi.

Strategi Pelaksanaan

Strategi yang menjaga program tetap membumi.

Strategi ini diambil dari profil IAB dan diringkas agar mudah dipahami mitra, komunitas, dan calon kolaborator.

1

Melakukan pemberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi dan lingkungan.

2

Melakukan kegiatan pembelajaran kepada masyarakat di segala bidang, khususnya ekonomi kreatif.

3

Observasi potensi Bojonegoro dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pihak berkepentingan.

4

Meningkatkan peran masyarakat dalam pembangunan melalui pembinaan, pengawasan, dan kontrol sosial.

5

Melakukan pendampingan, konsultasi, riset, pengelolaan pengetahuan, dan media.

6

Mendirikan dan menyelenggarakan pusat informasi data ekonomi kreatif di Bojonegoro.

7

Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk memberdayakan usaha ekonomi kreatif.

8

Memimpin dan terlibat aktif dalam mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang kreatif dan inovatif.

Action Collaboration

Program IAB tumbuh saat komunitas, mitra, dan ruang belajar bergerak bersama.

Mari bahas bentuk kolaborasi yang paling pas: pendanaan kegiatan, kelas vokasi, pendampingan UMKM, program lingkungan, atau inkubasi kreatif.